8 Jenis Sakit Kepala yang Tidak Boleh Diabaikan

13 October 2020 | Kesehatan

8 Jenis Sakit Kepala yang Tidak Boleh Diabaikan

8 Jenis Sakit Kepala yang Tidak Boleh Diabaikan-Biasanya kalau kalian lagi banyak pikiran, terkadang kepala rasanya agak pusing. Bisa juga bukan karena lagi banyak pikiran, kepala kalian sakit kan? Jadi, sakit kepala itu gak muluk cuma karen alagi banyak pikiran loh. Sakit kepala juga ada dalam berbagai intensitas, dari yang cuma puyeng sedikit, ada juga yang sampai buat kalian gak sadarkan diri. Walaupun sakit kepala ringan, namun tetap harus kalian perhatikan jika sakit kepala ringan tersebut terjadi dalam janka waktu yang panjang atau sering berulang kambuh. Sakit kepala yang terjadi secara terus menerus atau kronis ini biasanya berlangsung minimal 15 hari dalam satu bulan dan terjadi selama 3 bulan berturut-turut. Sakit kepala kronis ini juga dapat dibagi menjadi dua yaitu sakit kepala kronis primer dan sakit kepala kronis non-primer. Sakit kepala kronis primer adalah sakit kepala yang murni tanpa adanya penyakit dasar lain sebagai pemicu sakit kepala. Sedangkan sakit kepala kronis non-primer adalah sakit kepala yang disebabkan atau ada pemicu dari penyakit lainnya. Dalam kasus sakit kepala kronis primer, masih belum diketahui apa penyebabnya. Namun untuk sakit kepala kronis non-primer ini memiliki beberapa kemungkinan penyebab seperti, infeksi, peradangan atau gangguan pembuluh darah otak, tumor otak, cedera dan gangguan tekanan pada otak.

 

Ilustrasi Saat Sakit Kepala
Sumber: Pexels.com

 

Jenis-jenis Sakit Kepala Yang Tidak Boleh Diabaikan

  1. Sakit Kepala Tegang Kronis

    Sakit kepala ini biasanya ditandai dengan adanya rasa sakit kepala yang menekan di kedua sisi kepala. Sakit kepala ini biasanya memiliki intensitas yang ringan hingga menengah. Sakit kepala tegang kronis ini dapat terjadi tanpa adanya pemicu aktivitas fisik. Biasanya juga sensitivitas di kepala agak meningkat ketika disentuh.

  2. Migrain Kronis

    Biasanya yang mengalami sakit kepala migrain kronis ini adalah seseorang yang pernahy mengalami migren sebelumnya. Gejalanya berupa sakit kepala pada satu sisi atau dua sisi kepala, terdapat sensasi berdenyut dan kemungkinan adanya rasa sakit menengah hingga luarbiasa. Sakit kepala ini dapat dipicu oleh aktivitas fisik rutin. Migrain Kronis juga ada kemungkinan diikuti dengan rasa mual, muntah dan juga sensitif terhadap suara dan cahaya.

  3. Sakit Kepala Baru Timbul dan Terjadi Terus-menerus

    Jenis sakit kepala ini kadang bisa muncul secara tiba-tiba. Gejala yang ditimbulkan adalah rasa sakit yang menekan atau kepala rasanya seperti mengencang. Intensitas sakitnya bisa dari ringan hingga menengah dan sakit kepala jenis ini tidak dipengaruhi oleh aktivitas tertentu. Sakit kepala ini biasanya bisa terjadi selama tiga hari berturut-turut sejak serangan rasa sakit pertama.

  4. Hemicrania Continua

    Sakit kepala Hemicrania Continua ini bisa ditandai dengan adanya rasa sakit kepala di salah satu sisi kepala dan terjadi secara terus-menerus dalam intensitas yang tidak stabil alias naik turun. Sakit kepala ini bisa diiringi dengan beberapa gejala lainnya seperti mata berair atau merah pada sisi yang terasa sakit, hidung berair atau tersumbat, penurunan kelopak mata atau pembesaran pupil mata dan juga merasa lelah. Hemicrania Continua juga bisa makin parah dengan adanya gejala-gejala mirip dengan migrain.

  5. Sakit kepala berulang (rebound headaches)

    Untuk jenis kepala ini diakibatkan oleh penggunaan obat pereda nyeri yang berlebihan. Jadi biasanya jika adanya biasanya meminum obat pereda nyeri secara teratur namun seketika dihentikan pemakaian obat nyerinya, jenis sakit kepala ini yang akan timbul. Jenis obat pereda nyeri yang digunakan biasanya obat ergotamine untuk mengobati migren.

  6. Sakit Kepala Akibat Peningkatan Tekanan Intrakranial (di dalam rongga kepala)

    Sakit kepala ini bisa dipicu oleh beberapa penyakit seperti tumor otak, kista atau volume cairan otak yang meningkat yang menyebabkan tekanan di kepala meningkat. Gejala sakit kepala ini bisa berupa sakit kepala yang muncul tiba-tiba, parah dan bisa diiringi dengan gejala gangguan saraf lain seperti muntah, kejang-kejang dan gangguan penglihatan. Namun sakit kepala ini juga bisa diawali dengan sakit kepala terus-menerus dalam jangka waktu pada saat tekanan di dalam rongga kepala meningkat secara bertahap sebelum terjadinya beberapa gejala sebelumnya.

  7. Sindrom Pascatrauna

    Biasanya sakit kepala jenis ini akan terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama setelah terjadinya trauma pada kepala.

  8. Sakit Kepala Akibat Usia Lanjut

    Pasien yang mengalami sakit kepala ini biasanya berusia diatas 60 Tahun. Sakit kepala ini dipicu oleh tekanan bola mata yang meningkat atau disebut Glaukoma, bisa juga karena baru sembuh dari infeksi herpes. Penyakit lainnya juga menjadi penyebab seperti penyakit pembuluh darah seperti artetis sel raksasa atau juga bisa karena alasan psikologis

 

Apa yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasinya?

Alangkah baiknya jika sakit kepala yang kalian rasakan dalam jangka waktu yang terus menerus untuk di cek langsung ke dokter. Untuk mengatasi sakit kepala yang berlanjut terus menerus biasanya akan diperlukan pemeriksaan menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa saja pemicu sakit kepala tersebut. Biasanya juga kalian akan diminta untuk memberikan penjelasan riwayat sakit kepala kalian. Namun jika beberapa penjelasn tersebut belum bisa menemukan penyebab sakit kepalanya, maka kalian akan diminta untuk melakukan CT-Scan atau MRI. Jadi nanti dokter bisa bekerjasama dengan spesialis seperti neurolog atau psikiater, untuk mencari tahu penyebab sakit kepala kalian. Sehingga dokter tahu apa tindakan yang tepat untuk mengobati sakit kepala kalian. Ada beberapa kasus yang khusus memerlukan pengobatan jangka panjang. Orang yang mengalami sakit kepala secara terus-menerus juga bisa mengalami resiko gangguan lainnya seperti kecemasan, gangguan tidur, depresi serta gangguan fisik dan psikologis lainnya. Jadi usahakan kalian tidak meremehkan sakit kepala yang berlangsung secara terus-menerus ya. Segera konsultasi ke dokter agar kalian dapat penanganan yang tepat.

Masak iya kalian mau aktivitas kalian diganggu sama sakit kepala terus?

Jaga Kesehatan ya!